4 Aplikasi Investasi Saham Online Terbaik

4 Aplikasi Investasi Saham Online Terbaik

Di era digital yang serba canggih seperti ini, banyak sekali generasi muda yang mulai tertarik untuk memulai investasi saham online. Hal ini juga didorong oleh maraknya masyarakat pengguna sosial media yang mulai ramai membicarakan investasi.

Salah satu penyebab utama generasi muda mulai berinvestasi pada saham adalah karena telah adanya aplikasi investasi saham online. Sehingga, semua proses pembukaan rekening saham dan jual-beli saham bisa dilakukan tanpa harus adanya kunjungan ke kantor sekuritas terlebih dahulu.

Sebelum masuk ke pembahasan mengenai aplikasi-aplikasi saham, ada baiknya Kamu mengenal terlebih dahulu apa itu saham.

Mengenal Investasi Saham

Mengenal Investasi Saham

Pengertian Saham

Saham merupakan bentuk kepemilikan seseorang atau badan usaha dalam kegiatan penyertaan modal pada suatu perusahaan. Dengan adanya kepemilikan saham, seseorang akan memiliki hak atas sebagian aset perusahaan dan berhak menghadiri RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

Sebagai contoh, apabila sebuah perusahaan menerbitkan 100 lembar saham dan terdapat seseorang yang memiliki 30 lembar saham pada perusahaan tersebut, maka orang tersebut akan memiliki 30% kepemilikan aset pada perusahaan. Dalam hal ini, pemegang saham mayoritas akan mendapatkan hak kendali atas suatu perusahaan.

Penerbitan saham dalam perusahaan biasanya bertujuan untuk mendapatkan dana segar atau modal dalam pengembangan bisnis yang akan atau sedang dijalankan. Saham yang diterbitkan secara publik akan tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat diperjual-belikan kepada masyarakat, hal ini  juga dikenal dengan istilah Go Public atau IPO (Initial Public Offering).

Keuntungan Investasi Saham

Pada dasarnya terdapat 2 keuntungan jika Kamu berinvestasi saham, yaitu:

1. Capital Gain

Capital Gain adalah keuntungan yang didapatkan dari selisih harga beli dan harga jual pada saham. Sebagai contoh, apabila seseorang membeli saham ABC dengan harga Rp 5.000 per saham dan menjualnya dengan harga Rp 5.500 per saham. Maka, orang tersebut akan memiliki keuntungan 10% dari modal atau Rp 500 per saham untuk setiap saham yang dijualnya.

Keuntungan yang didapatkan dari Capital Gain sangat mirip dengan kegiatan berdagang, dimana seorang penjual mendapatkan keuntungan dari selisih harga. Perlu diketahui saham adalah instrumen investasi yang bersifat fluktuatif, sehingga keuntungan ini hanya bisa didapatkan apabila harga saham mengalami kenaikan.

2. Dividen

Dividen merupakan pembagian laba perusahaan yang didapatkan dari keuntungan kegiatan usahanya. Untuk mendapatkan hak atas dividen, seseorang harus memiliki kepemilikan saham saat perusahaan menentukan tanggal cum date (cumulative date) pada pembagian dividen.

Namun, pembagian dividen perusahaan harus mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Sehingga, tidak semua perusahaan akan rutin memberikan dividen kepada para investor yang menyertakan modalnya.

Risiko Investasi Saham

Meskipun saham dapat memberikan keuntungan tetapi terdapat juga risiko dalam berinvestasi saham, antara lain:

1. Capital Loss

Capital Loss merupakan kebalikan dari Capital Gain, yaitu kondisi dimana seorang pemodal menjual saham lebih rendah dari harga yang dibeli.

Misalnya saat seseorang membeli saham ABC dengan harga Rp 1.000 per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp 700 per saham. Karena takut mengalami penurunan harga yang lebih rendah, investor tersebut menjual saham dengan harga Rp 700 per saham dan mengalami kerugian sebesar 30% dari modal atau Rp 300 per saham.

2. Suspensi

Suspensi saham adalah tindakan yang dilakukan oleh bursa efek untuk menghentikan sementara perdagangan saham, sehingga investor tidak dapat menjual ataupun membeli saham pada perusahaan tersebut.

Tindakan sanksi ini biasanya disebabkan karena perusahaan atau anggota bursa yang tidak mampu menyediakan sarana dan prasarana perangkat Remote Trading Anggota Bursa Efek, modal sendiri atau ekuitas usaha negatif menurut laporan keuangan.

Selain itu, suspensi juga dapat dilakukan jika bursa efek mendeteksi adanya aktivitas perdagangan atau pergerakan harga saham secara tidak wajar, hal ini biasa disebut dengan UMA (Unusual Market Activity).

3. Likuidasi (Delisting)

Lalu bagaimana dengan delisting? Delisting merupakan penghapusan suatu emiten di bursa saham, sehingga sahamnya tidak dapat diperdagangkan di pasar modal. Beberapa alasan terjadinya delisting adalah perusahaan menghentikan operasi, bangkrut, terjadi merger, tidak memenuhi persyaratan otoritas bursa, atau ingin menjadi perusahaan tertutup.

Dengan terjadinya delisting, maka investor terpaksa harus menjual semua saham yang dimiliki pada perusahaan tersebut. Selain itu, apabila perusahaan yang mengalami delisting bangkrut, maka pemegang saham hanya bisa mendapatkan sisa aset perusahaan setelah semua kewajibannya terpenuhi.

Namun pada praktiknya, jarang sekali adanya pembayaran dana hasil likuidasi yang sampai ke pemegang saham. Hal ini dikarenakan, dana tersebut sudah habis terlebih dahulu untuk membayar hutang perusahaan.

Nah, itulah sedikit pembahasan mengenai investasi saham. Saham memang merupakan instrumen investasi yang dapat memberikan return tinggi, tetapi juga memiliki risiko yang sama tingginya. Untuk meminimalisir risiko investasi saham, Kamu bisa memilih saham blue chip atau saham yang terdaftar dalam indeks LQ45.

Rekomendasi Aplikasi Investasi Saham Online untuk Pemula

Rekomendasi Aplikasi Investasi Saham Online untuk Pemula

1. Ajaib

Ajaib merupakan salah satu aplikasi investasi saham yang sangat cocok untuk pemula. Aplikasi ini memiliki tampilan yang user friendly, sehingga mudah digunakan bagi pengguna yang baru pertama kali berinvestasi saham.

Karena mudahnya penggunaan aplikasi tersebut, banyak sekali generasi milenial yang memulai investasi saham online melalui aplikasi ini. Semua proses pembukaan rekening saham di Ajaib dapat dilakukan secara online tanpa harus mencetak dokumen dan mengirimnya ke kantor Ajaib.

Untuk mulai berinvestasi menggunakan Ajaib, Kamu hanya perlu mengisi formulir pendaftaran online dan melakukan top up ke RDN (Rekening Dana Nasabah) Kamu.

Setelah semua proses registrasi selesai, Ajaib akan melakukan proses verifikasi data sebelum Kamu dapat mulai berinvestasi saham menggunakan aplikasi. Selain saham, aplikasi Ajaib juga memungkinkan Kamu untuk investasi reksadana yang sangat bagus untuk diversifikasi portofolio investasi Kamu.

2. Stockbit

Stockbit adalah aplikasi investasi saham online yang dikembangkan oleh PT Stockbit Sekuritas Digital untuk memberikan pengalaman investasi yang mudah, aman dan terpercaya bagi penggunanya.

Aplikasi ini memiliki chart saham yang didukung dengan indikator teknikal yang lengkap, seperti Foreign Flow, MACD, Bandarmology, RSI, Ichimoku Cloud dan masih banyak lagi. Sehingga, aplikasi Stockbit mampu mendukung Kamu untuk melakukan analisis terhadap saham dan trading saham.

Terdapat juga forum diskusi yang memungkinkan Kamu untuk berbagi informasi dan berinteraksi seputar investasi saham dengan pengguna Stockbit lainnya.

3. SimInvest

Siminvest merupakan aplikasi investasi mobile yang dibuat oleh PT Sinarmas Sekuritas dari hasil pengembangan aplikasi sebelumnya, yaitu Simas Equity.

Sebelumnya, Sinarmas pernah bekerja sama dengan aplikasi Stockbit sebagai mitra dalam rekening dana nasabah yang terintegrasi dengan aplikasi. Namun sejak dirilisnya aplikasi SimInvest, mitra kedua perusahaan ini berakhir dan bagi nasabah Sinarmas yang ingin tetap menggunakan rekeningnya harus bermigrasi ke aplikasi SimInvest.

Dengan adanya SimInvest, Kamu dapat berinvestasi mandiri dalam hal jual beli saham dan juga investasi reksadana online dengan aman, real time, dan fleksibel.

Selain itu, terdapat juga Simas Poin yang merupakan program loyalti dari Bank Sinarmas untuk nasabah yang memiliki rekening dan melakukan transaksi menggunakan E-channel. Simas Poin ini nantinya bisa Kamu tukarkan dengan beragam voucher menarik melalui aplikasi SimobiPlus.

4. IPOT

Indo Premier Online Technology atau yang biasa disebut dengan IPOT, merupakan salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk membuka rekening investasi secara online.

Salah satu keunggulan berinvestasi menggunakan IPOT adalah tidak adanya minimal deposit, sehingga sangat direkomendasikan bagi pemula yang ingin memulai investasi saham online.

Selain itu, terdapat juga fitur Robo Trading yang dapat membantu Kamu untuk melakukan instruksi order jual dan beli saham pada harga yang telah ditentukan.

Demikianlah artikel mengenai aplikasi investasi saham online terbaik, bagaimana? Kamu tertarik untuk berinvestasi menggunakan aplikasi di atas? Tapi ingat, investasi harus menggunakan uang dingin, jangan menggunakan uang dapur ya!

Artikel Terkait :

Tinggalkan Komentar